
Budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam)
Budaya 3S (Senyum, salam, dan Sapa) merupakan budaya baik yang ada di Indonesia dan harus dikembangkan. Budaya 3S ini dilakukan oleh guru SMAN Jatirogo di gerbang sekolah untuk menerima kedatangan siswanya di pagi hari. Siswa yang datang berbaris dengan rapi menyalami gurunya yang sudah berdiri menunggu kedatangannya semenjak pukul 06.30 WIB sampai lonceng dibunyikan pukuk 07.00 WIB.
Senyum terbukti dapat mengurangi stress dan menambah teman. Ketika senyum otot wajah yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan cemberut. Sapa merupakan sebuah penghormatan kita tehadap orang lain. Ketika orang lain kita sapa, mereka merasa dihormati. Sebaliknya, orang lain juga akan menghormati kita, Sapa akan membawa aura kebaikan.Selain itu Salam terbukti dapat membuat orang saling menyayangi. Ketika orang memberikan salam kepada orang lain, orang lain akan merasa senang dan merasa diperhatikan.

Hampir semua warga sekolah di SMAN Jatirogo baik pegawai, guru bahkan muridnya itu menerapkan Budaya 3S dikehidupannya. Walaupun ga kenal tapi mereka dengan senang hati memberikan senyum dan sapanya kepada semua orang yang mereka temui. Berbeda dengan sekolah lain ,terkadang mereka itu lebih senang disapa ketimbang menyapa duluan, lebih baik cuek dari pada harus senyum duluan. Nah kalo seperti ini bagaimana dengan moral anak bangsa kelak ???Jika anak telah terbiasa melakukan 3S kepada orang lain dari kecil, dewasanya akan menjadi orang yang dapat menghargai orang lain.

